Kamis, 10 Maret 2011

Mengabdi semata hanya kepada Alloh

Ada seorang lelaki shalat, dan sampai pada lafadz " IYYAAKA NA'BUDU...." (kepada-Mu kami menyembah) ; dan yang bergerak dalam hatinya ialah mengebadi kepada Alloh.

Jumat, 25 Februari 2011

Mencintai Lima Perkara Lupa Lima Perkara


“Akan datang ZAMAN menimpa UMATKU, dimana mereka Mencintai Lima Perkara dan Lupa Lima Perkara. 1) Mereka Mencintai Dunia dan Lupa Akhirat. 2) Cinta Harta Benda dan melupakan Hisab.  3) Cinta terhadap Sesama Makhluk dan Lupa kepada Sang Pencipta. 4) Cinta kepada Dosa dan lupa Bertobat,  5) Mencintai rumah-rumah Mewah dan lupa terhadap Rumah Kuburan.

Jangan lupakan Alloh


Sesungguhnya Abdulah dan Ahmad bin Harbi mendatangi suatu tempat. Ahmad bin Harbi memotong rambut, sementara Abdullah berkata ; “Ada lima hal yang berhasil menguasaimu ; 1) Hatimu sibuk dengan sesuatu, sampai tak sempat bertasbih untuk Tuanmu. 2) Engkau membiasakan kesibukan itu sampai benar-benar lupa dzikir kepada Alloh. 3) Engkau menjadikan kesibukan sebagai kebiasaan. 4) Sampai-sampai banyak orang yang mengikuti. 5) Engkau menetapkan dirimu akan sesuatu sebagai dasarnya Alloh ‘Azza wa jalla kelak di hari kiaman. Demikian disebutkan dalam Rounaqul Majaalisi.

Kamis, 24 Februari 2011

Gelora rindu

Dzun Nun Al Mishri memasuki Masjidil Haram. Kebetulan ia melihat seorang lelali telanjang yang tersingkir, bahkan sakit tergeletak di bawah tiang masjid. Hatinya merintih sangat perih. Dzun Nun Al Mishri mendekati dan memberi salam, lalu bertanya ; "Engkau siapa anak muda??"
"Aku adalah pengembara yang lagi mabuk rindu." Akupun mengerti apa maksud dia, lalu akupun berkata, "Aku juga sepertimu." Tiba-tiba ia menangis, akupun ikut menangis. Dia malah bertanya, "Engkau ikut menangis ?!"
Aku menjawab, "Aku juga seperti kamu." Ia lantas menangis lagi dengan tangisan yang keras sambil berterika keras, melengking. Bersamaan itu nyawanya keluar ( ia meninggal). Aku melepas pakaianku untuk menutupi jasadnya, lalu aku tinggal dia untuk mencari kain kafan yang pantas di toko. Akupun kembali dengan membawa kain kafan yang kudapat, tapi anehnya ia tidak berada di tempat semula, "Subhaanallooh....!" rintik\hku. Dan terlintas hati berkata ; "Wahai Dzun Nun, sesungguhnya dia pengembara yang selama ini dicari-cari Syetan, namun tidak ditemukannya, Juga dicari-cari oleh malaikat Malik, tapi tidak juga ditemukan. Juga dicari-cari oleh malaikaat Ridlwan di surga, tapi tidak ditemukan."
Aku bertanya, "lalu dimana dia ditemukan??"
Aku mendengar jawaban terikan ; "Berada pada tempat yang benar, yakni di sisi Maha Rja Yang Berkuasa." QS.54 Al-Qomar : 55.  Kutipan dari : Rahasia Ketajaman Mata Hati. Hal. 53.

Cinta yang sesungguhnya

Seorang lelaki pernah mellihat wujud gambar "jelek" di tengah hutan. Dia bertanya, "engkau siapa?!" Perwujudan buruk itu menjawab, "Aku adalah penjelmaan amal jelekmu".  Si lelaki bertanya lagi. "Bagaimana aku bisa lepas darimu?!". Si buruk rupa menjawab ; "Ucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad shollolohu'alaihi wasallam. sebagaimana beliau pernah bersabda : "Pada hari Jum'at membaca sholawat kepadaku sebanyak 80 kali, maka Alloh mengampuni dosa-dosanya selama 80 tahun". Kata si buruk rupa. Dalam kisah lain, seorang lelaki lupa tidak membaca sholawat Nabi shollolohu'alaihi wasallam. Suatu malam iashollolohu'alaihi wasallam tidak menoleh kepadanya, ia lalu bertanya ; "Wahai Rasul, apakah engkau marah padaku ?!" bermimpi melihat Nabi
"Tidak." Jawab beliau Nabi shollolohu'alaihi wasallam. 
"Lalu kenapa engkau ridak memandangku??"
"Karena aku tidak mengenalmu. "Jawab beliau shollolohu'alaihi wasallam." 
Kata lelaki itu, "Bagaimana engkau tidak mengenalku, padahal aku umatmu??".
Lelaki itu bangun dari tidurnya. Kemudian setiap harinya dia selalu mengucapkan sholawat 100 kali, dan suatu hari ia bermimpi melihat Rasulullah shollolohu'alaihi wasallam, beliau bersabda; "Sekarang aku mengenalmu, dan aku akan memberi syafaat buatmu."
Para Ulama meriwayatkan, "Engkau (Nabi shollolohu'alaihi wasallam) lebih menganali umatmu daripada ibu mengenal anaknya."
Dalam QS. 3 : 31 Alloh berfirman ; "Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Alloh...." Kutipan dari : Rahasia Ketajaman Mata Hati. Hal.47

Selasa, 22 Februari 2011

Mengantar mengenal dirinya

Salah satu hal yang bisa dilakukan seorang Guru adalah mengirim pulang seorang murid di siang hari dalam keadaan menyukai diri mereka sedikit lebih daripada ketika ia datang di pagi hari.
(Ernest Melby)

Bakat dan Hasrat


Kebajikan atau pengetahuan saja takkan cukup sebagai modal menjadi Guru. Anugrah mengajar adalah bakat yang khas dan melibatkan kebutuhan serta hasrat dalam diri sang Guru sendiri.
(John Jay Chapman)

Senin, 07 Februari 2011

Perjuanganku untuk anakku


Aku seorang Guru. Guru adalah seorang pemimpin. Tidak ada keajaiban dalam pekerjaanku. Aku tidak berjalan di atas air. Aku tidak membelah lautan. Aku hanya mencintai anak-anak
(Marva Collins)

Sikapi hidup


Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat
sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini.
(Samuel Taylor)

Sukses


Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. ( Jawaharlal Nehru )

Bersikap bijak

Bersikap bijak adalah "Intan" bagimu dan juga orang lain. (Edi C. '05).